1/7/06

Pengalaman Pertama Punya Bayi


Barusan baca topik di blogfam community yang judulnya “Pengalaman pertama punya baby”, topik ini jadi mengingatkan saya ketika mengalami hal itu. 3 malam pertama setelah melahirkan Ryu saya belum merasakan atau berperan layakya seorang Ibu secara Ryu kecil masih di tangani oleh para suster di RS, saat itu tugas aku hanya mengenalkan ASI saja.

Saya baru bisa merasakan peran Ibu ketika kami boleh pulang ke rumah, saat itu hari ketiga setelah melahirkan DSOG memberikan ijin pulang, saya sangat senang sekali dan sedikit kurang pede juga, soalnya di rumah hanya ada suami, saya dah si baby Ryu. Tidak ada orang tua yang mendampingi dan saat itu saya sama sekali buta dalam hal mengurus baby hanya berbekal baca dan denger saran sesepuh itupun sambil lalu saja saya menyimaknya.

Ketika sampai di rumah baby Ryu anteng banget tidak rewel sama sekali, dia tertidur pulas dalam bedongnya dan sejak keluar RS sampai sore hari saya hanya memberikan ASI pada saat dia menangis kecil saja. Aku dengan santainya asik menerima tamu yang datang memberi selamat dan baby Ryu aku tinggal di box nya.

Oh iya kami sepakat untuk menyewa jasa suster sampai baby Ryu puput pusar, pada saat suster tersebut datang untuk memandikan Ryu sore hari, beliau langsung kaget and gusar saat itu seabrek pertanyaan di tujukan kepadaku “Shrie ko bayi nya kuning?, Dikasih ASI ga?, tadi pas keluar RS bililrubin nya berapa? Aduh kamu gimana sih Shrie bayi ko ga di perhatiin? Bisa – bisa harus masuk RS lagi nih sekarang?”, saat itu tidak ada sesuatu yang terlintas di benakku, setelah 5 menit aku baru bisa mencerna apa yang di tanyakan oleh suster dan spontan aku jawab “baby nya anteng makanya aku ga kasih ASI sus”. Pingin ketawa kalau ingat saat itu aku malu nya setengah mampus deh. Tapi setelah itu si suster memberikan pengarahan dan terjadilah training singkat… Akhirnya saat itu saya di suruh kasih Asi ke baby ryu setiap 2 jam, kalau dianya tidak mau di paksa aja, kalau tetep merem alias bobo telapak kakinya di sentil aja sampai nangis, pokoknya apapun yg terjadi dia harus mimi dan satu lagi bayinya harus di dekatkan dengan cahaya lampu, kalau sampai besok pagi baby ryu masih tampak kuning seperti sore tadi maka dia menyarankan untuk di tes darah di laboratorium untuk mengetahui kadar billiirubin nya. Jadinya malam itu kami tidak tidur sama sekali, dan alhamdulillah pagi hari baby Ryu tidak keliatan kuning lagi.

Pokoknya malam pertama kami ngurus Ryu ini jadi pengalam yang tidak akan saya lupakan. Ini menjadi pengalaman berharga buat saya, sejak saat itu saya jadi giat dan terobsesi dengan segala hal mengenai parenting, biar tidak missing seperti kejadian itu.

Bagaimana dengan anda? Apakah pengalaman pertama dengan bayi anda lebih menyenangkan?
Info foto: Jangan ganggu donk Bun, Ryu lagi kerja nih

6 comments:

Anonymous said...

Wah Bun sama donk, aku juga gitu masalah dengan bilirubin tuh :)

Anonymous said...

Shrie, anak lo dah gede ya.
Jadi pengen punya juga nih :(

Shrie Amriza said...

Hi kam, iya donk ah... kan di kasih makan hehehehe. Long time no see ya bro

Anonymous said...

Dear Ryu,
I am your mom Friend,can you belive she just let me know about Your BLOG today????Unbeliveble,well This is Great love it,go on for the idea,and hope you will see my little bundle of Joy too,his name is Thomas (23 month)take care and Allah memberkati mu,Amien.

Julie

Shrie Amriza said...

Tante Jul, thanks udah mampir ya ke blog na Ryu, salam sayang selalu dari Bunda Shrie & Ryu.

Titip muach buat tom tom tersayang :D

Pinot W. Ichwandardi said...

cerita baru punya bayi emang gak ada matinya deh!! penuh huru hara :), gedumbrangan dan jumpalitan...maklum ortu baru! kalo diinget2 kadang suka malu sendiri.

apapun pengalamannya, bikin stres atau nggak, semuanya adalah cerita indah yg akan selalu kita kenang :)