4/28/06

Happy B'day Ryuga Sayang

Image hosted by Photobucket.com
Wajahnya selalu dan selamanya membekas di kalbu
Banyak kebahagiaan yang ia tularkan
Ia begitu mempesona dan Begitu Menggoda
Ia mutiara kami yang tak terganti dengan apapun

Sangat cepat waktu berlalu
Tak terasa hari ini usianya genap 2 tahun
Membuat kami semakin bersyukur kepada-Nya
Karena di beri mutiara yang begitu indah

SELAMAT ULTAH OUR BELOVED KID
"RYU OMAR AMRIZA"
[Semoga Allah selalu memberikanmu kebahagiaan]

** Dibawah ini SMS yang di terima Ryu via HP Bunda **
1. [Dari Datu & Ninik]Buat cucuku Ryu: Selamat Ulang Tahun Semoga Panjang Umur, Cerdas dan Berbakti Kepada Orang Tua. Amien.
2. [Dari Inang Tua] Syukur Alhamdulillah Engkau telah menambah umur anak kami menjadi 2thn. Selamat ulang tahun Anakku semogah panjang umur, sehat2 dan banyak rezeki, Amien.

** Ucapan Lewat Telpon **
1. Tante Misra dari Kendari. [Ryu Wrote: Makasih ya tan, maaf tadi pagi aku masih bobokkkk habis ngantuk beratzzz :P]
2. Om Jabal dari Kendari. [Ryu Wrote: Makasih ya Om ngucapinnya sehari sebelum hari ultahku ...hebat deh si om yang paling duluan kasih ucapan :P]

** Yang Ucapin Langsung **
Banyak, kalau di tulis satu2 ya bakal puanjang :P. Tadi pagi lucu deh bangun tidur Ayah nyanyiin lagu Happy B'day di kuping Ryu, tapi Ryu tetep popo dengan pulesnya malahan dia ngorok hihihihi. Jadinya kami berangkat kantor tanpa dianter Ryu :-(

Info foto:
Wajah2 Ryu setelah usianya menginjak 1 thn

4/25/06

Welcome To Da Club Terrible Two ^_*


InsyaAllah 3 hari lagi Ryu akan genap usianya 2th, banyak perkembangan pesat yang terjadi dengannya beberapa bulan terakhir ini, mulai dari penguasaan kata, perkembangan motorik, mental dlsb, yang buat aku, senang, terharu, geleng-geleng kepala bahkan sampai mengelus dada *_*.

Sekarang ini Ryu, cepat sekali bisa mengucapkan sebuah kata yang ia denger, tapi sejauh ini ia belum bisa merangkai kata-kata itu menjadi sebuah kalimat, ia hanya bisa mengulang kata tersebut dan aku juga tidak yakin apakah ia sudah mengerti maksud kata itu, ia juga masih terdengar menggunakan bahasa BAYI bila mengEkspresikan sesuatu, dan sering kali kami tidak nyambung dengan maksudnya, akhirnya membuat Ryu frustasi bila Bunda, Ayah and Mbak nya ga ngerti-ngerti ^_*. Saat ini juga bakat menyayinya sedang mandek alias ia lagi males nyanyi, berbeda dengan beberapa waktu yang lalu ia sering sekali berdendang setiap kali mendengar lagu, am realize ternyata Ryu bosenan juga ya!


Kalau perkembangan motorik jangan ditanya deh, Ryu ini termasuk anak yang tidak bisa duduk diam, ia selalu ingin explore dan explore, apa saja yang ia liat selalu menarik baginya, ini menurutku lo. Bayangkan saja sepeda roda 3 yang kami beli untuknya ketika usianya masih 6 bulan saat ini sudah jauh dari bentuk aslinya, semua di pretelin sendiri mulai dari dorongan, sayap, roda Bantu, pegangan duduk dll jadinya si sepeda kumbang berubah bentuk deh karena ulah Ryu. Oh iya ia juga sepertinya punya bakat terpendam nih, yaitu menjadi pemain bola professional, akhir-akhir ini ia keranjingan main bola kaki tidak peduli teriknya matahari, dinginnya malam tetep saja Ryu bermain bola. Ia paling senang mengejar bola itu bergulir dan menendang sekuat2nya dengan kaki kanannya kadang ia di kerjain dengan temannya, ia tidak di oper bola sampai ia capek muter muter padahal tuh bola punya ryu lo, kesian sih ngeliatnya tapi gpp la yang penting kan Ryu-nya seneng. Saking seringnya lari dan banyak bergerak betis Ryu sampai gede lo hehehehe, beda dengan anak seumurnya yang betisnya biasa saja, kalau Ryu sudah terbentuk jadi betis atlit seperti om David Beckham gitu lo hihihihi *maksa ne bunda*.


Ada yang beda dengan Ryu akhir-akhir ini, perkembangan yang menurutku tidak lazim!. Bakat menggigitnya muncul lagi? Apa ini ada pengaruhnya dengan gigi nya yang mau tumbuh? Aku bingung dan agak2 takut juga secara Ryu selalu melampiaskan sesuatu dengan cara menggigit orang dewasa dan yang lebih kecil darinya, kebiasaan menggigit ini muncul lagi saat kami mudik ke Kendari, disana sampai berjatuhan korban yang ia gigit tidak tanggung-tanggung lo gigitan maut Ryu ini sangat kuat sampai meninggalkan bekas bahkan ada yang berdarah. Selain menggigit ia juga suka mendorong temannya? Ini juga menurutku tidak lazim dan aku merasa sikap ini tidak boleh di biarkan! . Jadi selama di Kendari aku muter otak bagaimana menyikapi sikap Ryu ini, terus terang saat itu aku tetap menegur dan melarang Ryu melakukan hal itu kepada teman-temannya, aku coba kasih pengertian dan penjelasan kalau sikapnya itu menyakiti temannya bahkan membuat teman2nya menangis dan menjauhinya 9. Sedih deh kalau melihat satu persatu temannya tidak mau bermain dengannya lagi.

Dan ia juga gampang stress, sedikit-dikit nagis bila keinginannya tidak dapat kami mengerti padahal nangisnya juga ketahuan kalau dibuat-buat tapiii yang buat risih tuh hampir setiap menit ia nangis, jangan ditanya semua trik dam tips yang ada di buku sudah aku coba praktekkan tapi tetep saja tidak nyambung, mana skarang Ryu masih menggunakana bahasa bayi, semakin ga nyambung deh :P. Ada apa dengan Ryu ya? Jangan jangan ini adalah gejala terrible two?. Hehehehe nanya lage padahal udah tau dengan jelas kalau gejala2 diatas itu ya Terrible Two :P "Welcome To da Club Terrible Two".

Info Foto:
1. Ryu Waktu mudik
2. Mengasah bakatnya bermain Bola, tak kenal malam lo...
3. Capek habis main bola, istirahat dulu aaahhh

4/20/06

Sepeda Baruku Yang Tidak Bisa Di Goes!


Akhirnya bunda membelikanku sepeda roda dua, yang selama ini aku impi-impikan. Sepeda ini sudah sejak lama di janjikan bunda, tapi baru sekarang benar-benar aku memilikinya, setelah penantianku yang panjang sekali. Setiap sore aku hanya bisa memandangi temanku bermain sepeda dari sepeda kecilku yang sama sekali tidak bisa di goes dan juga kecil buanget kalau duduk pasti kaki aku langsung kena tanah, pokoknya sepeda kecilku sudah ga cocok dengan batita seperti aku.


Kemarin siang bunda menepati janjinya untuk membelikanku sepeda tersebut katanya sih sebagai hadiah Ultah ku yang ke-2, dan jujur saja aku sueneeng sekali dan sangat terharu soalnya sepedaku bentuknya keren banget, warnanya merah, ada nama ku dan tgl lahirku tertulis di stangnya dan modelnya so cool hikhikhikhik *terharu mode.on*, aku langsung naik dan coba untuk meng-goesnya, tapi... tapi... sayang ko rasanya berat ya saat aku goes!, huahuahuahua *tangisku* Ayah mencoba membantuku dan kasih petunjuk cara menggoes yang baik dan benar, tapi tetep saja aku susah menggoesnya huahuahuahuahua *tangisku lagi*.

Sorepun tiba, aku sudah mandi dan berpakaian dengan rapi siap-siap untuk bermain sepeda bersama dengan teman-temanku. Setelah mengeluarkan sepeda ke jalan depan rumah, aku naik dan coba menggoes tapi ko keras juga sih huahuahuahua *tangisku lagi*, seorang temanku menyalipku sambil berkata "Ayo Ryu, kamu bisaaa", semangatku muncul lagi dan untuk kesekian kalinya aku mencoba menggoes tapi tetep saja hasilnya sama huahuahuahua *tangisku lagi*, akhirnya aku memutuskan turun dan minta temanku untuk bertukar sepeda denganku. Aku penasaran ko ia bisa dengan lincahnya menggoes sementara aku susahnya minta ampun!!!, jangan-jangan sepedaku bermasalah nih? *pikirku*, diujung sana bunda dan ayah teriak2 tapi aku sama sekali enggak mengerti maksud mereka! *bingung.com*.


Uuuhhh... keselnya ternyata maksud aku untuk bertukar sepeda dilarang oleh bunda! Huahuahuahuahua *tangisku lagi*. Bunda menghampiri ku dan bilang "Ryu kalau mau jago seperti temennya, kamu harus belajar goes sendiri. Sepeda kamu dan sepeda temen kamu itu sama saja ko, ayooo mulai belajar goes dulu ya". Huahuahuahuahuahua *tangisku makin meledak ledak*, bunda emank ga ngerti nih, aku kan pengen langsung bisa naik sepeda, aku ga mau belajar dulu, ada ga sih sepeda yang langsung bisa aku pakai tanpa belajar goes bundaaa??? *teriakku di sela tangisku yang semakin kencang*.

Note: Cerita di atas di tuturkan langsung oleh Ryu, Bunda hanya bantuin ngetik doank. Sueeeer deh kalau ga percaya! tanya aja sama Ryu nya langsung.

4/17/06

Pelesiran Ke Mall


Kemarin iseng-iseng ngajak Ryu pelesiran ke Mall. Selama ini kalau ngajak Ryu pelesiran kami hanya berani pergi kesatu tempat yang lama kunjungannya butuh 30 menit sampai 1 jam saja, soalnya Ryu suka booring kalau kelamaan di satu tempat dan kalau sudah booring bisa gawat, karena ia pasti akan bertingkah aneh seperti duduk di lantai, tiduran dilantai, liar tak terkendali alias maunya lari sana dan lari sini, ngutak atik segala macam yang menarik perhatiannya dan jangan harap bisa di minta untuk diam sebentar. Kalau sudah mendengar kata "Jangan & Ga' Boleh" maka spontan ia akan teriak histeris dan nangis guling-gulingan, kalau sudah begitu pasti kami bergegas pulang kerumah.

Acara kemarin kami mulai di MER Margonda atau pusat penjualan furniture, kami mampir ke MER karena kebetulan bunda lagi hunting Meja makan, saat tiba di MER Ryu bersikap manis banget ia hanya melihat-lihat berbagai macam furniture tanpa membuat rusuh, kebetulan juga kami hanya mampir sekitar 15 menit setelah itu lanjut deh ke DETOS. Detos kebetulan menjadi tujuan utama kami siang itu, baru 5 menit menginjakkan kaki di Detos terlihat dengan jelas Ryu begitu senang ia mulai jalan sendiri dan tertarik dengan arena bermain anak, spontan ia langsung menarik ayahnya menuju tempat bermain itu, tetapi saat itu kami mau ke Matahari nganter opa belanja oleh-oleh maka kami hanya lewat saja di arena bermain itu, walhasil Ryunya ngamuk-ngamuk, untungnya Ayah bisa mengendalikannya, tapi ternyata itu hanya sebentar saja karena saat di matahari Ryu ngerjain ayahnya, jadi deh selama di matahari Ayah dan Ryu main petak umpet hehehehehe, kesian Ayah sampai keringetan di kerjain Ryu.


Akhirnya Ayah giveup and melimpahkan Ryu ke Bunda, tapi bun sedang sibuk nemenin Opa belanja blenji jadi dengan halus bunda bilang "Ayah saja deh yang nemeninRyu main ya :P" huhuhuhuhu… cuci tangan neh bunda. Akhirnya Ayah ngajak juga Ryu ke arena bermain anak (sepertinya terpaksa :P, maap ya Ayah), disana Ryu seneng banget karena bisa main dengan puas, mulai dengan bermain bola, main mobil2an, main prosotan, rumah-rumahan dll, walaupun arena bermainnya tidak seluas "Kidsport Pondok Indah" tapi tetep saja Ryu girang dan senang sekali, dan saat harus pulang Ryu nya angot ia ga' mau pulang, rupanya ia sudah ketagihan main disitu hehehehe. Lumayan sekarang ada trik ngajak Ryu pelesiran ke Mall. Triknya adalah: Ryu dan Ayah bermain, sementara Bunda blanja blenji hehehehehe *bunda ngeles niyeeee ^_^*

4/7/06

Cerita Mudik


Sebenarnya sih kami telah tiba di rumah sejak Minggu April 02, dan saat itu banyak sekali cerita yang ingin segera Bunda tulis disini tapi apa daya pas tiba di rumah Bunda, Ayah & Ryu dapat oleh-oleh flu & batuk + jetleg. Belum lagi pas tiba di rumah assistant kami belum datang (ia mudik ke kampungnya juga) makanya saat itu bunda ribet.com deh ngurus semuanya, mulai dari bongkar oleh-oleh makanan basah, keluarin baju kotor, isi bak mandim dlsb nya.

Jadinya cerita ini terlambat di tulis, baru sekarang bunda punya waktu buat cerita pengalaman Ryu selama mudik kemarin. Berikut cerita selengkapnya:

Day-1
(3.30 PM)
Karena jarak rumah kami ke bandara jauh banget dan takut kena macet, kami memutuskan untuk berangkat lebih awal, Syukur Alhamdulillah perjalanan kami lancar tanpa hambatan, kami tiba di Soekarno Hatta terminal 1A (hayooo tebak kami naik apa?) 2 jam sebelum pesawat berangkat. Setelah check in dan arrange bagasi kami menuju ruang tunggu, di ruang tunggu ini Ryu seneng sekali maklum ia baru pertama kali diajak jalan-jalan sejauh ini dan sepertinya ia juga surprise dengan tempat barunya itu, jadi selama 1 1/2jam menunggu di ruang tunggu Ryu berlarian dan bermain dengan senangya. Oh iya kami sengaja memilih penerbangan malam, berharap Ryu akan tidur selama penerbangan, tapi ternyata dugaan ku salah total ia malah exiting dengan perjalanan kami ini, makanya sejam setelah masuk pesawat pun ia belum mau tidur, Ryu malah meronta-ronta ingin turun dari kursi, jadi deh selama sejam pertama kami dibuat pusing dengan tingkahnya itu, untungnya kami membawa guling kesayangannya saat melihat guling tersebut Ryu langsung minta peluk dan minta cucuuu (susu), akhirnya kami tertolong oleh guling tsb dan perjalanan kami mulus hingga tujuan. Oh iya tanganku pegeeel, soalnya selama Ryu bobo aku yang gendong, bayangin almost 2 1/2 jam aku gendong Ryu :P


(11.30 PM)
Finally kami tiba juga di Kendari. Setelah ngambil bagasi kami menuju rumah Opanya Ryu. Tau ga sih, pas tiba di rumah Ryu langsung melek dan nangis sejadi-jadinya, sepertinya ia terkaget-kaget, ko... rumahnya beda dengan rumah yang di depok?. Apa lagi saat kami tiba di rumah Opa, Ryu di sambut oleh banyak keluarga yang ingin berkenalan dengannya. Rupanya perubahan tempat dan terlalu banyak orang yang menyambut kami menyebabkan Ryu shock dan nangis kejer selama 2 jam Ryu baru bisa tidur kembali sekitar jam 3.00 AM 9

Day-2
Berbeda dengan semalam, pagi ini Ryu sangat ceria, sepertinya semalam ia hanya kecapean dan kaget saja. Akhirnya sesi perkenalan yang tertunda semalam, terlaksana juga pagi ini . Tapi Ryu masih menjaga jarak sih dengan keluarga di Kendari, tepatnya jaim gitu, batita bisa jaim juga neh hehehee.

(10.00 AM)
Sesuai schedule hari ini kami akan nyekar ke kuburan Omanya Ryu & jemput buyutnya Ryu di kampong halaman buyut yang letaknya lumayan jauh, perjalanan kesana memakan waktu sekitar 1.30 menit tanpa macet tentunya. Selama perjalanan RYu anteng dipangkuan Ayah, ketika tiba di rumah Buyut Ryu mulai menunjukan kelihaiannya, yaitu berlari ngejar ayam, ngejar kucing, dan ia juga sudah mau bermain dengan ponakan2 bunda yang seusianya.

Saat nyekar kekuburan Oma, Ryu senengnya minta ampun. Ada kejadian yang buat aku kaget, saat itu Ryu dengan santainya duduk di kedua nisan Oma sambil beraksi seperti sendang mengendarai motor!, semoga Oma enggak marah ya sama Ryu nisannya di goyang-goyang, kejadian itu hanya berlangsung sesaat karena perhatian Ryu beralih ketempat yang lain. Bunda, Ayah and Tante Mis baca Yasin di tengah teriknya matahari sementara Ryu bermain dengan ponakan2 bunda di sekitar kuburan, untugnya kuburan Oma letaknya bukan di TPU tapi di tempat pemakaman private keluarga, jadi Ryu bisa bermain dengan leluasa.

(02.30 PM)
Setelah makan siang di rumah buyut, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Kendari. Secara Ryuga angot, saat minta minum cucuuu (susu) ia juga minta antal antall... alias GULING kesayangannya, kebetulan saat itu aku lupa membawa guling tsb, jadi deh Ryunya ambek lagi 9.


Day-3
Hari ini kami hanya keluar makan Bakso kesukaan Bunda. Bun, Ayah, Ryu & Tante Mis ke tempat tersebut naik Angkot. Enaknya jalanan di Kendari tuh tidak ada polusi udara, macet dan nyaman sekali. Jadinya kami menggunakan jasa angkot, skalian memperkenalkan Ryu dengan public transportation ini. Balik dari Makan Bakso, kami mampir ke toko makanan khas kota Kendari untuk membeli oleh2 buat tetangga and teman kantorku & Ayah.

Day-4
Hari ini kami baru berasa capek kali, jadi stamina agak menurun. Kalau Ryu sih masih aktif malahan menurutku ia jadi super aktif nih selama di Kendari. Mengapa aku bilang super aktif? Soalnya Ryu seperti tidak pernah capek ia hanya mau bermain dan bermain terus, apa lagi Rumah Opa luas sekali jadi Ryu bisa bermain bola dan lari2an bersama sepupu nya yang lain, maklum saja kalau di depok rumah Ryu kecil hehehe, jadi hanya bisa lari2an di Jalanan saja :P. Sorenya kami mulai ngider ke rumah saudara-saudara Omanya Ryu yang bejibun hehehe, untungnya rumah mereka masih satu kompleks dengan Rumah Opa, jadi hanya butuh 1 hari penuh untuk berkunjung kesemua tempat.
Note: Kami makan bakso lagi :P

Day-5
Hari ini ada acara Selamatan / Syukuran di Rumah Om nya Ryu (Kakak aku). Tetapi sebelum berangkat kerumah Om Ryu, kami menuju Bengkel sepeda… bukannya mau benerin sepeda atau beli sepeda lo, tapi di bengkel tersebut ada penjual ES Pisang Hijau yang di jamin wenakk banget deh, kalau tidak salah Penjual Es ini sudah dagang sekitar 20 tahunan, ini salah satu tempat favorite bunda juga.


Setelah itu kami menuju rumah Om Ryu. Sesampainya di sana, keluarga yang lain sudah banyak yang berdatangan begitu juga dengan saudara sepupu bunda mulai yang seusia Ryu sampai dengan yang ABG tanggung. Untuk mengisi waktu mereka buat acara unjuk gigih/kebolehan ber breakdance di halaman depan. Karena Ryu masih terlalu kecil maka ia hanya bisa berlarian2 dan mengganggu mereka breakdance. Alhamdulillah acara syukurannya berjalan lancar dan jam 9.00PM kami kembali ke rumah Opa.


Day-6
Hari ini kami mulai packing dan lagi-lagi hunting oleh2. Sore hari bunda ada Reuni dengan teman sekolah di cafe depan kompleks rumah Opa, jadinya bunda bawah rombongan kecil ke tempat tersebut. Itung-itung teraktir saudara, ponakan and sekalian reuni dengan teman2, acaranya asik sekali. Ryuga juga seneng sekali karena ini kali pertama kami mengajaknya ke kafe.

Sepulang dari situ Ryu angot lagi karena di rumah Opa sudah mulai banyak saudara yang berkumpul, maklum ini malam terakhir kami di Kendari jadinya mereka ngumpul untuk mengucapkan perpisahan kepada kami sekeluarga. Ryu jadi begadang deh, baru bisa bobo sekitar jam 11.30PM.

Day-7
(4.15 AM)
Kami berangkat menuju Bandara, Oh iya kali ini Opa & Buyut ikut kami menuju Jakarta, jadi judulnya Ryu culik Opa nih ke Jakarta hehehehe. Jam 6.30AM Pesawat kami berangkat, sepanjang perjalanan Ryu tidur dengan pulasnya kembali lagi tangan bunda pegel - pegel mengendong Ryu :P. Alhamdulillah kami tiba dengan selamat di Jakarta jam 9.30AM WIB.

Sesampainya di rumah Bunda Jetleg dan langsung terbaring sakit :P. Ryu Juga dapat oleh2 Flu + Batuk , Hanya Ayah saja yang kondisinya mendingan. But anyway perjalanan kami ini sangat menyenangkan, semoga tahun depan kami bisa berkunjung ke PAPUA (Kampung Ayah), sudah di tagih oleh Ninik & Datuk di sana.

>>Cerita Lain<<
1. Ternyata susah ngasuh anak 24 jam tanpa bantuan assistant 9. Selama seminggu ini Bunda benar - benar menjadi FTM buat Ryuga. Jadi salut dan ngacung cap dua jempol nih buat Mommies yang sudah menjadi FTM .
2. Banyak moment seru yang tidak terekam oleh digicam 9 secara Bun juga heboh ngurus Ryuga. Dan Bunda nyesel sekali.
3. Kuping bunda Merah padam secara hampir semua tante/om bilang kalau ryu NAKAL SEKALI... huaaaa pengen teriakk keras2 ke mereka kalau itu bukan NAKAL... pls deh.. :P
4. Aku jadi nyadar ternyata Ryu butuh banyak waktu untuk bersosialisasi dengan anak-anak seusianya, maklum waktu di Kendari Ryu benar2 belum bisa bermain dan berbagi dengan anak seusianya ataupun yang lebih besar, ia terlihat egois bermain sendiri. Dan banyak korban berjatuhan yang di pukul and di gigit Ryu di Kendari. Maafkan Ryuga ya... :D
5. Bunda terkaget-kaget melihat perkembangan kota kendari yang pesat sekali, bravo deh untuk om TW aka Tommy Winata yang sudah tertarik dengan Kendari :D

Info Foto:
1. Ryu Di Ruang Tunggu Bandara
2. Ryu dirumah opa dengan sepupuh, Om kecil & Tante Kecil
3. Ryu di Rumah Om, mejeng bersama artis breakdance amatiran :P
4. Om Kecil Robby lagi beraksi
5. Bunda Reuni with teman sekolah